
Rambut gimbal pada anak-anak di Dieng menjadi bagian dari tradisi budaya yang dikenal sebagai ruwatan rambut gimbal. Upacara ini sudah berlangsung lama di masyarakat setempat dan dilaksanakan untuk menjaga kesejahteraan anak-anak yang memiliki rambut gimbal. Prosesnya dapat dilakukan secara pribadi maupun massal sesuai adat di masing-masing desa.

Dalam prosesi ruwatan, anak-anak biasanya diarak menuju lokasi tertentu dan dijamasi dengan air dari beberapa sumur yang dianggap istimewa. Setelah itu, rambut gimbal dipotong oleh tetua adat dengan disertai doa-doa tradisional. Rambut yang dipotong kemudian ditangani sesuai adat setempat sebagai bagian dari penyelesaian upacara.
Tradisi ini juga menjadi bagian dari kegiatan Dieng Culture Festival yang rutin diadakan setiap tahun. Festival menampilkan pertunjukan seni dan budaya lokal sehingga wisatawan dapat melihat proses upacara secara aman dan teratur. Esensi dari upacara ini tetap dijaga sebagai salah satu warisan budaya Dieng.