Wikipedieng Wikipedieng

Ensiklopedia di Hyang

User Tools

Site Tools


desa-sembungan

Desa Sembungan

Desa Sembungan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Desa ini terletak terpencil di puncak pegunungan yang jaraknya sekitar 32 km dari pusat Kota Wonosobo. Tekstur alamnya sangat indah sehingga banyak membuat orang kagum, diantaranya adalah pegunungan, lembah, ngarai serta ladang pertanian yang berbentuk terasiring menghiasi di sekeliling Desa.

Desa Sembungan memiliki suhu udara yang dingin tidak jauh beda dengan suhu udara yang ada di pusat Dieng yaitu bisa mencapai hingga 0 derajad celcius yang biasanya muncul saat musim kemarau tiba, seperti pada Bulan Juli, Agustus dan September. Desa Sembungan merupakan salah satu desa yang paling banyak dikunjungi wisatawan karena disinilah terdapat sebuah tempat terindah untuk menyaksikan matahari terbit.

Selain sebagai desa yang berpotensi di bidang pariwisata, Sembungan juga dikaruniani tanah yang subur sehingga kentang, sayur mayur serta tanaman endemik lainnya bisa tumbuh dengan baik disini. Apalagi ada sebuah danau yang selalu terisi air sebagai sarana irigasi pertanian.

Desa tertinggi

Desa Sembungan dijuluki sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa. Desa ini berada pada ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut tentu lebih tinggi dari desa yang ada di pusat Dieng yaitu pada 2.100 meter di atas permukaan laut Mdpl. Suhu udara pada malam hingga pagi hari sangat dingin sehingga harus mengenakan pakaian hangat saat mengunjungi desa ini. Seringnya desa ini diselimuti oleh kabut apalagi saat musim penghujan tiba.

Profil Desa

Desa Sembungan
DesaSembungan
KecamatanKejajar
KabupatenWonosobo
PropinsiJawa Tengah
Kode pos56354
Luas wilayah2,65 km
Batas wilayahUtara : Desa Sikunang dan Siterus, Selatan : Desa Mlandi, Barat : Gunung Bismo, Timur : Desa Tieng
Mata pencaharian wargaPetani, pelaku wisata, pedagang dan wirausaha
BahasaJawa, Indonesia
AgamaMayoritas muslim
DestinasiBukit Sikunir, Telaga Cebong, Camping area, Pakuwojo
Objek wisata terdekatDieng Plateau, Curug Sikarim

Potensi wisata

DestinasiRangkuman
Golden Sunrise SikunirGolden Sunrise Sikunir merupakan sebutan matahari terbit yang berwarna kuning keemasan hingga julukan ini terkenal ke berbagai daerah. Setiap harinya ada banyak pengunjung yang mendaki bukit sikunir untuk menyaksikan sunrise. Potensi wisata inilah yang membuat sektor pariwisata di Desa Sembungan terus menggeliat. Seiring banyaknya wisatawan, semakin banyak pula penduduk desa menjadi pelaku wisata (Tour guide, homestay, biro wisata, rental kendaraan, pedagang).
Telaga CebongTelaga Cebong merupakan danau yang ada di lereng Bukit Sikunir. Selain untuk kepentingan pengairan pertanian di sekitarnya, telaga ini memjadi pendukung utama panorama alam di Desa Sembungan. Banyak wisatawan yang hanya sekedar bersantai sambil minum kopi di pinggiran. Bahkan disekitar Telaga Cebong digunakan sebagai area khusus untuk mendirikan tenda / camping.

Budaya

Warga Sembungan memiliki budaya yang unik diantaranya adalah bagaimana mereka cara berpakaian. Kebanyakan dari mereka yaitu para bapak-bapak selalu mengenakan jaket tebal, kemudian kupluk1) dan mengenakan sarung. Sedangkan kaum ibu-ibu selain memakai jaket hangat mereka juga membalut badannya dengan selimut atau jarik2) dan kebanyakan mereka mengenakan kerudung.

Di Desa Sembungan juga memiliki tradisi unik yaitu pemotongan rambut anak-anak gimbal yang kerap diselenggarakan di area Telaga Cebong. Kemudian ada olah raga tradisional pencak silat serta aneka seni tari seperti tari lengger. Selain itu ada juga kebiasaan unik orang-orang yang tinggal di sekitar Dieng seperti halnya di Desa Sembungan, mereka sering kumpul keluarga atau menerima tamu di pawon 3) karena selain untuk memasak, ruangan ini dilengkapi dengan tunggu api arang (anglo) untuk menghangatkan tubuh.

Akses

Kini jalan menuju Desa Sembungan sudah bagus dan beraspal mulai dari Kota Wonosobo, Dieng, hingga sampai ke desa tertinggi di pulau Jawa ini. Namun ada sebagian jalan yang masih memiliki ukuran kecil sehingga hanya bisa satu mobil saja yang bisa lewat sehingga ada pergantian waktu antara mobil masuk dan keluar yaitu pada jalan masuk menuju area parkir Sikunir.

Rute

Melalui jalan Dieng. Dari alun-alun Wonosobo terus lurus ke arah utara menuju Jalan Raya Dieng. Setibanya di pertigaan Dieng Plateau belok ke kiri melewati jalan Telaga Warna dan dilanjutkan ke jalan Sikunir (melalui beberapa desa yaitu, Siterus dan Sikunang).

Melalui Jalan Sirangkel. Dari alun-alun Wonosobo terus lurus menuju jalan Raya Dieng. Setibanya di pertigaan Garung (sebelum pasar) belok ke kiri melalui gerbang PLTA Garung. Ada pertigaan lagi setelah PLTA ke arah Desa Mlandi. Terus ikuti jalan hingga melewati Air Terjun Sikarim dan masih naik lagi hingga desa Sembungan. Rute ini lebih cepat namun lebih susah medannya

Keterangan

1)
penutup kepala
2)
kain batik selendang
3)
Pawon merupakan sebutan dapur dalam bahasa jawa

Page Tools